KOMUNITAS WETAR PEDULI

Bersatu Membangun Negeri

Bantu Nabas Berobat ke Rumah Sakit

 

Barnabas Kurmasela atau yang akrab disapa Nabas saat ini hanya terbaring lesu tak berdaya di tempat pembaringan. Nabas merupakan seorang remaja asal Desa Uhak, Kecamatan Wetar Utara, Maluku yang sejak usia 12 tahun telah mengalami gangguan kesehatan. Kini, ia telah berusia 18 tahun. Usia yang sejatinya dapat bergaul dan bebas mengejar cita-cita, terpaksa harus mengurung semua harapan masa depannya akibat penyakit yang diderita.

Enam tahun sudah, Nabas terbaring sakit di atas tempat tidur. Tak banyak yang dilakukan Nabas di atas tempat tidur. Memperbaiki posisi tidurnya pun butuh bantuan orang lain. Kendati demikian, semangatnya untuk bertahan hidup terus ia pancarkan kepada setiap orang yang datang melihat kondisinya. Setiap orang yang melihatnya akan mengatakan sangat sulit bagi Nabas untuk bertahan. Namun baginya, ia tetap akan baik-baik saja. Bermodalkan daun ai manuteng atau sejenis daun yang dikenal dengan nama kirinyuh (nama latin Chromolaena odorata), ia dapat bertahan dan menceritakan harapan besarnya kepada orang-orang terdekatnya.

Adalah sebuah kekecawaan jika antara harapan tidak bersesuaian dengan kenyataan. Bertahan hidup adalah sebuah keharusan namun tindakan untuk bertahan hidup tidak menunjukkan kemajuan ke arah harapan hidup.

Nabas terlilit oleh masalah kesempatan untuk hidup lebih baik. Tidak lain ialah masalah ekonomi keluarga. Nabas tak ingin membebani orang lain dengan kondisi yang dialaminya. Harusnya ia sudah boleh dirawat di rumah sakit atau yang sejenisnya, namun ia menolak karena beban ekonomi yang akan ditanggung oleh keluarganya. Dengan sumber masalah ini, lebih banyak Nabas berobat dengan cara-cara tradisional.

Daun kirinyuh dan kain kasa serta plester minirol adalah andalan orang tuanya selama ini yang dipakai untuk pengobatan Nabas.

Pada akhirnya, penyakit yang diderita Nabas belum diketahui dengan pasti. Ada dugaan semacam kanker tulang. Namun, sejatinya pengobatan harus didasarkan atas hasil diagnosa medis. Hal itu tidak berlaku bagi Nabas. Bagi Nabas, apapun jenis obat yang ada boleh digunakan sepanjang itu disugesti untuk kesembuhan dirinya.

Riwayat Penyakit

Saat berada di bangku sekolah kelas 1 SMP, tepat berusia 12 tahun, Nabas terkena bengkakan yang menyerupai bisul di bagian pangkal paha. Bengkakan ini terus membesar dari waktu ke waktu. Ia kemudian diobati oleh dokter di Klinik Wetar yang merupakan klinik milik sebuah perusahaan tambang di Wetar, Lerokis.

Setelah perobatan, satu bulan kemudian bengkakan kembali terulang pada tempat yang sama. Kali ini disertai dengan bitnik-bintik yang memerah pada bagian leher dan wajah.

Bengkaknya menurun dengan perawatan tradisional, tetapi tidak menunjukkan kemajuan karena bengkanya mulai menyasar ke bagian telapak kaki.

Masih dengan perawatan tradisional, bengkak secara bersamaan terjadi pada sendi sikut dan dan pinggul hingga menghasilkan luka yang cukup serius.

Bengkak pun ikut terjadi pada bagian leher. Akhirnya secara bersamaan, jika terjadi pembengkakan pada telapak kaki bagian kiri, akan diikuti juga pembengkakan pada bagian paha kiri dan leher bagian kiri. Jika bengkakan sudah menghasilkan luka akan secara bergantian mengecil dan berpindah ke bagian kanan.

Hingga saat ini, buang air kecil sudah tidak lagi melalui jalur sebagaimana mestinya, tetapi sudah keluar melalui lubang lukanya.

Dukungan Kontarli Kepada Nabas

Kontarli mendapati kondisi Nabas yang sudah memprihatinkan. Pertimbangan terhadap aspek sosial budaya pun dilakukan terhadap kondisi yang dialaminya. Sakitnya sering dikaitkan dengan hal mistik. Dua kali Kontarli melakukan pendekatan, akhirnya ditemukan gambaran pesan tersembunyi dari semua itu hanyalah masalah ekonomi sehingga ia tak sempat dibawa ke medis.

Kontarli melakukan penggalangan dana untuk membantu Nabas. Pertama, dengan cara mengedarkan proposal ke calon donatur. Penggalangan ini diajukan baik kepada personal maupun kepada institusi swasta. Kedua, penggalangan dana dilakukan secara online melalui KitaBisa. Diharapkan kampanye online yang dibuat dan proposal yang diedarkan mendapat tanggapan baik dari calon donatur. Jika sobat ingin membantunya, silakan ikuti klik di sini dan ikuti cara donasinya.

Incoming search terms:

Silakan ikuti kami melalui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jika informasi ini bermanfaat, silakan dibagikan

Chat dengan kami?